Sejarah Piala Interkotinental

Sejarah Piala Interkontinental

Berawal dari Piala Rio

 

Sepakbola dunia mesti berterima kasih kepada Henri Delaunay. Selain mencetuskan ide pelaksanaan Piala Eropa, pria asal Prancis ini juga memunculkan gagasan digelarnya kejuaraan dunia antarklub.

Kejuaraan dunia antarklub pertama kali digelar pada tahun 1951 di Rio de Janeiro Brasil. Kejuaraan diikuti klub-klub dari Amerika Selatan dan Eropa. FIFA turun tangan setelah Presiden Jules Rimet meminta wakilnya untuk mengawasi kejuaraan yang dinamai Taca ( Piala ) Rio itu. Namun, beberapa waktu lalu FIFA tidak mengakui ajang yang dimenangi Palmeiras itu sebagai kejuaraan dunia resmi. Delaunay memunculkan ide kejuaraan dunia untuk menentukan siapa klub terbaik diantara kampiun Eropa dan Amerika Selatan. Piala Interkontinental akhirnya terwujud setelah konfederasi sepakbola Amerika Selatan menggelar kejuaraan antarklub untuk wilayah mereka yang dinamai Copa Libertadores pada tahun 1960.

Piala Interkontinental pertama pada tahun 1960 mempertemukan Real Madrid      ( Spanyol ) dan Penarol ( Uruguay ). Pertandingan memakai system kandang-tandang. Sistem itu dipakai hingga 1979. Pada tahun 1960 hingga 1968, jumlah poin menjadi penentu siapa juara. Karena format itu, pertandingan ke tiga mesti digelar jika kedua tim sama-sama mendapat tiga poin dari dua laga. Pada tahun 1969 hingga 1979, ajang ini memakai system standar di Eropa, yakni skor agregat dengan nilai lebih untuk gol tandang.

Para pemain dari klub Amerika Selatan selalu menganggap Piala Interkontinental sebagai ajang bergengsi. Sebabnya, ini menjadi kesempatan mereka untuk menjual diri dan dibeli klub Eropa yang berarti menjadi kaya. Sebaliknya klub-klub Eropa kurang bersemangat karena pertandingan sering berjalan keras. Keributan berulang kali terjadi. Contohnya, duel panas Estudiantes ( Argentina ) kontra AC Milan ( Italia ) pada tahun 1969 menghasilkan hukuman berat untuk beberapa pemain Estudiantes. Karena ingin melindungi pemainnya dan juga karena kurangnya dorongan hadiah financial, beberapa kali juara Piala Champion menolak tampil. Posisi mereka diganti tim runner-up. Bahkan pada edisi 1975 dan 1978, Piala Interkontinental sama sekali tak dimainkan.

Saat kontinuitas Piala Interkontinental terancam, datang proposal dari federasi sepakbola Jepang dan perusahaan otomotif asal Negeri Matahari Terbit, Toyota. Jepang mengajukan diri sebagai tuan rumah duel antar juara Eropa dan Amerika Selatan yang hanya dimainkan sekali. Sejak 1980, kejuaraan ini bernama Toyota European/South American Cup dan dimainkan di Stadion Nasional Tokyo. Hadiah mobil keluaran Toyota untuk pemain terbaik menjadi salah satu daya tarik ajang ini.

Piala Toyota bertahan sampai tahun 2004 setelah badan sepakbola dunia memutuskan untuk menggantinya dengan FIFA Club World Cup sejak 2005. Dalam 25 kali penyelenggaraan Piala Toyota, Eropa lebih baik, wakil Benua Biru 13 kali menjadi juara. Porto ( Portugal ) menjadi penentu kehebatan Eropa setelah mengalahkan Once Caldas ( Kolombia ) lewat adu penalty diedisi terakhir kejuaraan pada tahun 2004. Namun, jika dihitung total sejak tahun 1960, Amerika Selatan lebih baik. Wakil Conmebol 22 kali juara, sedangkan utusan UEFA mengumpulkan 21 gelar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Data-Fakta Piala Interkontinental

Distribusi Juara Berdasarkan Klub

 

No Klub Negara Tahun
1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

Boca Juniors

Nacional

Penarol

AC Milan

Real Madrid

Sao Paolo

Santos

Internazionale

Independiente

Ajax

Juventus

Bayern Muenchen

Porto

Racing Club

Estudiantes

Feyenoord

Atletico Madrid

Olimpia

Flamengo

Manchester United

Gremio

River Plate

Crvena Zvezda

Velez Sarsfield

Borussia Dortmund

Argentina

Uruguay

Uruguay

Italia

Spanyol

Brasil

Brasil

Italia

Argentina

Belanda

Italia

Jerman

Portugal

Argentina

Argentina

Belanda

Spanyol

Paraguay

Brasil

Inggris

Brasil

Argentina

Yugoslavia

Argentina

Jerman

1977, 2000, 2003

1971, 1980, 1988

1961, 1966, 1982

1969, 1989, 1990

1960, 1998, 2002

1992, 1993

1962, 1963

1964, 1965

1973, 1984

1972, 1995

1985, 1996

1976, 2001

1987, 2004

1967

1968

1970

1974

1979

1981

1999

1983

1986

1991

1994

1997

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s