Parade Derby Terpanas di Dunia

Parade 20 Derby Panas di Dunia

 

LAZIO vs ROMA ( Italia )

Perbedaan pandangan politik dan kelas sosial dari para pendukung jadi kunci permusuhan dua klub asal kota Roma, Italy ini. Laziale adalah pendukung garis politik sayap kanan, sedangkan Roma lebih berorientasi kekiri-kirian. Giallorossi menjadi juara Serie A tiga kali ( 1942, 1983 dan 2001 ), sedangkan Lazio dua kali ( 1974 dan 2000 ). Kesuksesan Lazio di 1999/2000 itulah yang melecut Roma untuk menapaktilasi di semusim berikutnya.

 

 

GENOA vs SAMPDORIA ( Italia )

Derby della Lanterna ini tetap panas meski di gelar di stadion yang dipakai bersama, Luigi Ferraris. Sebutan derby della lanterna mengacu pada lentera di mercusuar terkenal di kota Genoa, Italy. Sejak Sampdoria terbentuk di 1946, sudah terjadi 78 kali duel di antara keduanya. Hasilnya cukup berimbang ( Sampdoria menang 29, imbang 32 dan Genoa unggul 17 ). Fanatisme yang merebak di duel ini membuat persaingan Torino vs Juventus terlihat kecil.

 

 

AC MILAN vs INTERNAZIONALE ( Italia )

Laga bertajuk derby della Madonnina ini berawal dari ketidaksetujuan mayoritas orang-orang Milano bahwa AC Milan, yang didirikan imigran Inggris di 1899, hanya boleh dimasuki pemain Inggris. Itulah sebabnya rival I Rossoneri yang muncul kemudian adalah “Internazionale”, yang lebih berbau kosmopolitan. Kini Milan banyak didukung kelas pekerja di Italia, sedangkan Inter jadi klub favorit golongan politik sayap kanan.

 

 

 

ARSENAL vs TOTTENHAM ( Inggris )

Derby London Utara ini memanas karena dekatnya lokasi basis pendukung Arsenal dengan supporter Tottenham. Mulai era 1970-an hingga sekarang, terjadi beberapa pertemuan di sejumlah laga penentu, seperti semifinal di final cup competitions, serta pertandingan yang menjadi kunci untuk memenangi gelar liga. Gunners belakangan lebih dominan di liga, namun sempat kalah memalukan 1-5 di leg kedua semifinal Piala Liga 2007/2008.

 

 

 

ASTON VILLA vs BIRMINGHAM ( Inggris )

Second City derby ini selalu di tandai gairah menggebu karena sejak 1879 kedua klub selalu tampil eksepsional bila saling berjumpa, tanpa memperdulikan kondisi terkini di Liga maupun cup competitions. Ketika Birmingham promosi ke Premiere League di 2002, pers pun langsung mengantisipasi derby dahsyat ini lantaran mereka sudah 20 tahun tidak bertemu dalam satu jenjang liga yang sama

EVERTON vs LIVERPOOL ( Inggris )

Meski Merseyside derby ini sering dipanaskan dengan penyajian fakta statistik dan kejadian panas di lapangan oleh media Inggris, kenyataannya laga Everton melawan Liverpool tetap disebut sebagai the friendly derby. Ini terkait dengan fakta mengaburnya batas pendukung kedua klub dalam dua dekade terakhir. Dalam sebuah keluarga di kota Liverpool, kini tak lagi diharamkan beberapa pendukung The Reds dan The Toffees secara bersamaan.

 

 

FENERBAHCE vs GALATASARAY ( Turki )

Selat Bosphorus membagi dua Istanbul. Galatasaray yang didirikan para pelajar ada disisi kota yang menjadi bagian Eropa, sedangkan Fenerbahce yang ada disisi Asia, adalah klub bentukan para buruh pekerja kasar. Dulu Galatasaray didukung orang-orang kaya, sedangkan Fener dianggap mewakili kelas menengah. Meski kelas social kedua pendukung relatif sama, persaingan antar wilayah membuat mereka tetap bermusuhan.

 

 

BESIKTAS vs FENERBAHCE ( Turki )

Setelah Fenerbahce vs Galatasaray, derby ini terhitung terpanas di Turki dan di dunia karena melibatkan dua pendukung yang sama-sama keras dan fanatik. Sama seperti Galatasaray, Fenerbahce pun lebih merasa menjadi bagian Asia ketimbang Eropa. Kedua kelompok pendukung mengklaim klubnya sebagai yang terkuat di Turki. Patokannya karena Besiktas unggul di cup competition, sementara Fener dominan di liga domestik.

 

 

 

CELTIC vs RANGERS ( Skotlandia )

The Old Firm derby adalah perseteruan dua klub sekota tertua sejak 1888, perebutan gelar di Liga Skotlandia nyaris hanya menyangkut ke dua klub asal Glasgow ini. Meski amat beraroma rivalitas antara penganut Katholik dan Protestan, faktor geo-politik juga turut berperan dalam persaingan mereka. Banyak pendukung Celtic yang pro ke kubu Irlandia Utara ketimbang pada Skotlandia. Parlemen pun terus melibatkan diri untuk ikut mendamaikan.

 

 

 

OLYMPIAKOS vs PANATHINAIKOS ( Yunani )

Olympiakos Piraeus semula adalah perlambang kaum buruh, sedangkan Panathinaikos dianggap milik golongan pemilik modal di Athena. Isu ini sejak era 1980-an berubah menjadi persaingan kelompok politik yang saling berseberangan. Pada era 2000-an Olympiakos lebih berprestasi ( 8 kali juara ), sedangkan Panathinaikos sekali ( 2004 ). Media menyebut permusuhan abadi keduanya tidak mereda meski situasi politik aman.

 

 

 

BENFICA vs SPORTING ( Portugal )

O Classico ini berjalan seru karena melibatkan dua klub besar di ibu kota, Lisabon. Jumlah penonton derby ini sering melampaui pemirsa laga timnas Portugal karena tidak hanya mengundang kedatangan warga Lisabon. Jumlah trofi keduanya membuktikan sejarah hebat mereka berdua, namun Benfica pantas berbangga lantaran pernah dua kali menjuarai Eropa ( 1961 dan 1962 ), sedangkan Sporting hanya sebatas juara Piala Winner ( 1964 ).

 

 

RED STAR vs PARTIZAN ( Serbia )

Red Star versus Partizan di kota Belgrade punya tajuk Veciti derbi, yang punya konotasi permusuhan kaum sipil dan militer. Hal ini wajar mencuat mengingat latar belakang pembentukan FK Partizan, yang semula adalah tim sepak bola tentara Yugoslavia di 1945, sedangkan pendirian rivalnya di tahun yang sama disponsori rakyat biasa yang bersikap anti perang. Persaingan domestik keduanya amat rapat, tapi Red Star ( Crvena Zvezda ) pernah juara Eropa di 1991.

 

 

DINAMO vs STEAUA ( Rumania )

Dalam bahasa Rumania disebut “Marele Derby” alias derby Agung. Pada era komunis yang berakhir di 1989, FC Steaua didukung kementrian pertahanan, sedangkan Dinamo disokong lembaga kepolisian. Jelas bukan, kenapa rivalitas keduanya sangat tajam? Hal yang membuat fans Dinamo cemburu adalah fakta bahwa keluarga ditaktor Ceausescu juga mendukung Steaua hingga klub itu menjadi juara Eropa di 1986 dan Piala Super setahun berikutnya.

 

 

SEVILLA vs BETIS ( Spanyol )

Derby di kota Sevilla ini diakui pers Spanyol jauh lebih ketat dan panas ketimbang derby di Madrid maupun Barcelona. Semula Betis tidak dikenal, namun di 1909 sebagian manajemen Sevilla tidak lagi sejalan dengan kebijakan klub sehingga membentuk klub baru, yaitu gabungan Betis dengan Sevilla Balompie. Sejak pertama kali bertemu di 1915, keributan berdarah anta pendukung selalu terjadi karena sentimen primordial antar etnis di kota Sevilla.

 

 

SAO PAOLO vs PALMEIRAS ( Brazilia )

Pertarungan keduanya di kenal bernama Choque Rei karena bernafaskan sejarah kelam di masa lalu. Palmeiras semula bernama Palestra Italia berganti nama karena di era 1940-an pemerintah diktator Brazil sangat anti hal-hal berbau asing. Perubahan ini membuat moral pemain jatuh menjelang final kejuaraan region Paulista melawan Sao Paolo. Tuduhan konspirasi pada kubu Sao Paolo sejak saat itu membuat mereka terus bermusuhan.

 

 

PALMEIRAS vs CORINTHIANS ( Brazilia )

Palmeiras adalah bentukan para imigran asal Italia yang terinspirasi kunjungan Torino dan Pro Vercelli ke Sao Paolo di 1914. Ini di anggap sebagai sebuah pembangkangan karena sebelumnya warga Italia itu sudah menjadi anggota klub lokal, Corinthians. Setiap kali keduanya bertemu, proses pengkhianatan ini terus diangkat ke permukaan sehingga membuat pertandingan berjalan panas. Mereka baru sama-sama menjuarai liga sebanyak empat kali.

 

 

 

BOCA JUNIORS vs RIVER PLATE ( Argentina )

Laga ini disebut el superclasico lantaran memang persaingan antar tetangga dekat. Stadion keduanya hanya terpaut tujuh kilometer. Kebencian antar pendukung kental terkait dengan perbedaan antar kelas sosial dan masalah keuangan, meski mereka sama-sama berasal dari distrik kumuh yang dipadati kaum miskin. Boca menjuarai Liga Argentina 20 kali, sedangkan River 27 kali, tak pernah ada usaha perdamaian antara mereka.

 

 

INDEPENDIENTE vs RACING ( Argentina )

Independiente dijuluki El Rey de Copas karena mengoleksi 15 trofi Internasional, termasuk 7 Copa Libertadores. Racing disebut La Academia lantaran jadi pabrik penghasil pemain bagus ( pernah satu kali menjuarai Copa Libertadores ). Reputasi mentereng keduanya membuat pertemuan dua klub asal Avellaneda ini sangat ditunggu publik Argentina. Tidak jarang saat Independiente di atas angina mereka justru kalah dari Racing.

 

 

PENAROL vs NACIONAL ( Uruguay )

Rivalitas ke dua klub Montevideo ini menjadi menarik lantaran mereka adalah klub paling di hormati di Uruguay. Secara bersama-sama, mereka telah menjuarai 85 akli liga domestic dan 8 Copa Libertadores. Penarol terakhir kali menjuarai ajang internasional ketika membawa pulang Piala Interkontinental dari Tokyo pada 1982. Meski bersaing ketat, pertukaran pemain di antara kedua kubu begitu sering terjadi tanpa banyak dipersoalkan oleh pendukung.

 

 

AL AHLY vs ZAMALEK ( Mesir )

Al Ahly dan Zamalek bukan sekedar klub terkuat di Mesir, tapi juga dua klub yang paling disegani di Afrika. Al Ahly meraih status sebagai klub Afrika terbaik abad ini di tahun 2000 lalu. Saking kencangnya persaingan di Kairo, pemerintah Mesir sering terlibat untuk mendatangkan wasit asing yang jelas-jelas netral untuk memimpin Cairo-African derby ini. Banyak pebisnis lokal yang ogah menyatakan keberpihakannya demi menjaga kelancaran usaha di Mesir.

 

( WH – Bola : Jum`at, 26 September 2008 )

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s