Asal -Usul Derby

Asal–Usul Derby

Tradisi hingga Perang Agama

 

Di beberapa negara pengertian local derby adalah pertandingan antara dua kubu yang menjadi rival sekota. Amerika Serikat mengenalnya dengan sebutan cross-town rivalry, yang artinya rivalitas antara dua tim di dalam satu kota.

Tapi, tahukah asal muasal munculnya kata derby?. Ada sejumlah teori tentang hal ini. Sebuah kota di Inggris, Ashbourne, Derbyshire, mengklaim bahwa pertandingan tahunan antara dua penduduk berseberangan di kota itu menginisiasi kata derby.

Namun, ada juga teori yang mengatakan bahwa derby berasal dari ajang pacuan kuda ( si kuda harus berusia minimal tiga tahun ) The Derby di Inggris. Sang penemu dan penggagas perlombaan pada tahun 1780 itu adalah Earl of Derby ke-12.

Teori lain lagi mengungkapkan asal kata derby memang muncul dari kota Derbyshire. Hanya, kata itu hadir melalui pertempuran The Traditional Shrovetide Football Match antara dua sisi kota yang berseberangan. Kota ini terbelah dua, dengan satu tim mengusung Nuns Mill di utara sebagai gawang, sedangkan satu tim lagi memakai Gallows Balk di selatan.

Meski konon sekitar 1.000 pemain untuk satu tim, gol jarang terjadi karena duel sengit banyak mengambil tempat di tengah Sungai Derwent atau daerah Markeaton. Ajang ini menjadi sangat fenomenal karena hampir selalu memakan korban jiwa karena perkelahian secara kontinu.

Entah dari mana asal sesungguhnya, tapi yang jelas pengertian dari kata derby itu sendiri telah meluas ke segala arah. Tolok ukur tak Cuma berdasarkan kedekatan lokasi, melainkan sudah terdogma pada rivalitas akibat percikan korek yang semakin membesar menjadi kobaran api.

Para pendukung biasanya mengusung api permusuhan terbesar. Apalagi jika sudah melibatkan barisan suporter ultras. Kendati begitu, di atas lapangan pemain juga kerap mempertunjukkan rasa saling benci. Di luar itu semua, tensi di beberapa derby terimbas dari urusan politik dan sectarian alias agama.

Seperti yang terjadi dengan rivalitas abadi Skotlandia bertajuk old firm derby antara dua klub Glasgow, Ranger dan Celtic. Pertemuan rutin empat kali dalam setahun di Liga Premiere Skotlandia dilatarbelakangi perbedaan religi, politik serta kebijakan sosial.

Jika diambil rataan, setiap tahun ada satu korban tewas di Glasgow. Polisi mensinyalir data ini ada kaitannya dengan old firm derby. Terlepas dari permusuhan ini, sisi positifnya, Ranger dan Celtic menjadi dua klub tersukses dengan koleksi gelar terbanyak. ( WH. – Bola : Jum`at, 26 September 2008 )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s